Peluang usaha kredit barang secara syariah



dilihat dari minimnya pengetahuan tentang sistem transaksi yang sesuai syariat, sudah sebuah keharusan bahwa bisnis yang berprinsif syariah menjadi sebuah urgensi yang harus dilakoni usahawan agar masyarakat terhindar dari transaksi penghasil harta haram.
salah satunya yaitu membangun usaha pengadaan kredit barang konsumen.
mengingat geliat taransaksi RIBA di bisnis kredit ini sangatlah banyak sekali, ini merupakan salah satu tindakan yang bisa kita ambil serta pertimbangkan sebagai usaha kita entah itu usaha sampingan atau usaha inti untuk meminimalisir RIBA.

khusus bagi para freelancer, usaha pengadaan ini bisa di rintis secara perorangan walau hanya bermodal untuk pengadaan satu atau dua barang saja, dengan sistem jualbeli murabahah dimana pihak pengada barang dalam hal ini adalah pengusaha, berusaha mengadakan barang yang di pesan oleh klien namun tanpa ada ikatan jualbeli atau deal harga terlebih dahulu sebelum barang di miliki oleh pihak pengada barang.


resiko dari bisnis ini adalah selain pada resiko kredit macet juga pada pesanan yang di batalkan sepihak oleh klien untuk membeli.
Jualbeli murabahah ini sering di lakoni oleh bank-bank syariah namun kini anda pun bisa menjalankannya sebagai profesional.
keuntungan dari usaha ini datang dari selisih keuntungan harga jual kredit yang terkadang mencapai 50% dari pada keuntungan pembayaran cash.

berbeda dengan kredit non syariah yang mana menerapkan sistem denda dan juga kredit segitiga pada leasing

Baca: Hukum Kredit segitiga

usaha pengadaan kredit barang ini tidak menerapkan sistem denda keterlambatan juga tidak melakukan transaksi jual beli dan deal harga sebelum barang di miliki oleh pihak pengada barang



untuk menjalankan usaha ini maka pengusaha harus benar- benar di bekali ilmu tentang sistem jual beli syariah yang bertujuan agar dapat benar benar menjalankannya sesuai hukum islam, dan bisa membaca hakikat suatu transaksi apa yang sebenarnya terjadi, bukan hanya melihat istilah atau nama.

algoniaga.com
algoniaga.com

No comments:

Post a Comment