fakta- fakta tentang musik yang belum banyak diketahui


fakta- fakta tentang musik yang belum banyak di ketahui.

banyak dari kalangan kaum muslim yang dengan bangganya mereka mendengar dan bermain musik, memenuhi memori handphone dengan penuh galeri musik, bahkan ada yang bercita-cita menjadi seorang seniman musik.
musik menjadi bagian gaya hidup yang di anggap dapat membawa swasana hati menjadi lebih baik.
benarkah demikian?
lalu kenapa banyak dari kalangan ulama yang menyatakan bahwa musik itu haram?
penulis mencoba menuangkan fakta dari berbagai sumber data yang di dapat tentang musik yang jarang di ketahui,

1. Terdapatnya dalil yang tegas tentang ke haraman musik.

dalil ke 1:
"Sungguh benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik... "
(HR.Bukhari no. 5590)

dalam dalil yang di riwayatkan oleh imam bukhari di sebutkan kosa kata "menghalalkan" yang artinya bahwa sebelumnya perbuatan tersebut adalah tidak halal. dan jika tidak halal apa lagi lawan katanya kalo bukan haram?

dalil ke 2:
"Dari Nafi': Ibnu ‘Umar pernah mendengar suara seruling dari seorang pengembala, lalu beliau menyumbat kedua telinganya dengan kedua jarinya. Kemudian beliau pindah ke jalan yang lain. Lalu Ibnu ‘Umar berkata, “Wahai Nafi’, apakah kamu masih mendengar suara tadi?” Aku (Nafi’) berkata, “Iya, aku masih mendengarnya.”
Kemudian, Ibnu ‘Umar terus berjalan. Lalu, aku berkata, “Aku tidak mendengarnya lagi.”
Barulah setelah itu Ibnu ‘Umar melepaskan tangannya dari telinganya dan kembali ke jalan itu lalu berkata, “Beginilah aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mendengar suara seruling dari seorang pengembala. Beliau melakukannya seperti tadi.” (HR Ahmad)
menutup telinga dengan jari-jarinya dan berjalan menjauh adalah sunnah rasul dengan maksud menjauhkan diri dari suara musik.
ini merupakan bukti bahwa musik memang benar perlu di hindari.
tetapi tidak cukup disitu kita lanjut ke poin ke.2


2. Tidak bisa beriringan antara musik dengan alquran
dalam ceramah ust khalid basalamah di sebutkan bahwa para penghafal alquran harus menjauhi musik agar dapat menghafal alquran.
simak videonya:



3. pemain musik dan penikmatnya tidak ada jaminan keselamatan.
"sungguh akan ada dari umatku yang meminum khamr, mereka menamakannya dengan selain namanya. mereka dihibur dengan musik dan suara biduanita.
Allah akan membenamkan mereka kedalam bumi, dan dia akan mengubah bentuk mereka menjadi kera dan babi." (HR Ibnu majah dan Ibnu hibban)



4. kata para ulama
Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayuran.”
Fudhail bin Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.”
Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”

Juga, Empat Ulama Madzhab Mencela Nyanyian

Imam Abu Hanifah. Beliau membenci nyanyian dan menganggap mendengarnya sebagai suatu perbuatan dosa.[Lihat Talbis Iblis, 282]
Imam Malik bin Anas. Beliau berkata, “Barangsiapa membeli budak lalu ternyata budak tersebut adalah seorang biduanita (penyanyi), maka hendaklah dia kembalikan budak tadi karena terdapat ‘aib.”[Lihat Talbis Iblis, 284]
Imam Asy Syafi’i. Beliau berkata, “Nyanyian adalah suatu hal yang sia-sia yang tidak kusukai karena nyanyian itu adalah seperti kebatilan. Siapa saja yang sudah kecanduan mendengarkan nyanyian, maka persaksiannya tertolak.”[Lihat Talbis Iblis, 283]
Imam Ahmad bin Hambal. Beliau berkata, “Nyanyian itu menumbuhkan kemunafikan dalam hati dan aku pun tidak menyukainya.”[Lihat Talbis Iblis, 280]




Ibnul Qayyim rahimahullah. Beliau mengatakan, “Sungguh nyanyian dapat memalingkan hati seseorang dari memahami, merenungkan dan mengamalkan isi Al Qur’an. Ingatlah, Al Qur’an dan nyanyian selamanya tidaklah mungkin bersatu dalam satu hati karena keduanya itu saling bertolak belakang. (Ighatsatul Lahfan, 1/248-249).

Allahu'alam masih banyak data di luaran sana yang belum di ketahui tentang fakta musik semoga dapat di jadikan pelajaran..
Atau silahkan telusuri hukum musik selengapnya di MPSI (mesin pencari seputar islam)

Referensi:
Rumaysho
hijrah_musicc


algoniaga.com
algoniaga.com