Bahaya bisnis DROPNSHOP

Bisnis DROPNSHOP adalah sebuah system grup yang berisi trik OLSHOP, Rahasia ILMU Marketing OLSHOP serta ratusan data untuk tempat kulakan olshop.
data-data itu isinya daftar no WA, line, Nama Toko, IG dll milik suplier yang jual barang dengan harga termurah di internet seperti baju, tas, sepatu, jaket, kabel usb, alat-alat dapur, perkakas rumah dll.
Dari Data di DROPNSHOP  itu kita bisa:
1. Buka online shop/olshop (kualakan di supplier langsung)
2. Jual Data (tanpa batas untung)
3. Bisa Jalanin keduanya
Pada intinya bisnis  yang akan mengajak kamu untuk buka OLSHOP  di Sosial media seperti FB, IG dan Twiter dg TRIK dan METODE rahasia yang sudah terbukti sangat manjur untuk berbisnis OLSHOP.
Cara Kerja  OLSHOP di DROPNSHOP
Buka OLSHOP dengan DROPNSHOP akan sangat gampang. Para member DROPNSHOP nanti bisa langsung ambil gambar2 produk dr supplier. Gambar itu bisa kamu post di instagram pakai TRIK dan TIPS LARIS OLSHOP di Panduan bisnis DROPNSHOP ,Lalu kalau ada yang beli kita tinggal terusin ordernya ke suppliernya.
Supplier yang ditunjuk DROPNSHOP akan mengirim barangnya langsung ke alamat pembeli, BUKAN ke alamat kamu. Jd kamu g perlu ngurusin pengiriman paket dan ribet anter barang ke POS/JNE. DAN ENAKNYA Supplier DROPNSHOP akan mengirim paket itu pakai nama pengirim yaitu nama OLSHOP kita sendiri. Jadi pembeli akan menyangka barang dikirim oleh kita sendiri. Padahal yang kirim adalah Supplier DROPNSHOP.

Lantas apakah bisnis ini baik?
Sekilas bisa kita baca bahwa bisnis ini mengajarkan kita untuk berdagang tanpa mempunyai barang terlebih dahulu atau berdagang barang orang lain atas nama kita, dalam islam sebenarnya cara seperti ini sangat lah dilarang, dan larangan ini tentunya bersifat universal.
Syarat untuk menjadi seorang pedagang adalah dia harus berani menanggung rugi dari barangnya jika tidak laku terjual, namun itu tidak kita temukan dalam sistem DROPNSHOP dimana para member hanya berperan sebagai padagang yang tidak mau rugi, statusnya pun tidak jelas apakah ia seorang reseller atau ia seorang wakil pemilik barang? Seandainya terjadi hal yang tidak di inginkan pihak mana yang bertanggung jawab?

"Supplier DROPNSHOP akan mengirim paket itu pakai nama pengirim yaitu nama OLSHOP kita sendiri. Jadi pembeli akan menyangka barang dikirim oleh kita sendiri. Padahal yang kirim adalah Supplier DROPNSHOP."

Ini merupakan sebuah tindakan kurang etis dalam bisnis karena mengandung unsur penipuan kepada konsumen walau hanya sebatas pengalihan alamat pengirim namun cara seperti ini sangat lah dilarang.





Solusi
Solusi dari DROPNSHOP adalah kita bisa mengakalinya dengan sistem reseller atau wakil dimana hak pada barang diserahkan kepada kita.
Jika kita sebagai reseller artinya kita beli dan datangkan terlebih dahulu barang pesanan lalu kita bisa tawarkan untuk dijual kepada pihak lain atau untuk yang kedua kalinya kepada calon pembeli dengan resiko barang jadi atau tidaknya di beli. (Prinsip dagang)
Lain halnya jika kita sebagai wakil maka supplier memberikan keleluasaan barang kepada kita untuk di jual tanpa kita harus membeli terlebih dahulu karena wakil mendapat keuntungan dari komisi supplier dan ini tidak terjadi pada sistem DROPNSHIP diatas.
Semoga dapat membantu
Wallahu'alam
Referensi:
"Wahai Rasulullah, seseorang mendatangiku lantas ia menginginkan dariku menjual barang yang bukan milikku. Apakah aku harus membelikan untuknya dari pasar?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah engkau menjual barang yang bukan milikmu.” (HR. Abu Daud no. 3503, An Nasai no. 4613, At Tirmidzi).
algoniaga.com
algoniaga.com